Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian diare pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Betung Kec. Lubuk Keliat Kab. Ogan Ilir tahun 2025

Authors

  • Ayu Wandira Universitas Kader Bangsa
  • Siti Aisyah Universitas Kader Bangsa
  • Putu Lusita Nati Indrianii Universitas Kader Bangsa

Abstract

Latar Belakang: Diare adalah gangguan buang air besar lebih dari tiga kali sehari dengan konsistensi cair, yang dapat disertai darah atau lendir. Balita usia 6–35 bulan paling rentan mengalami diare karena sistem kekebalan tubuh yang belum optimal dan tingginya aktivitas bermain. Menurut WHO, diare merupakan penyebab kematian kedua pada anak balita di dunia dengan 370.000 kematian pada tahun 2019. Data tersebut menegaskan bahwa diare masih menjadi masalah kesehatan serius pada balita, sehingga upaya pencegahan dan penanganan perlu ditingkatkan untuk menekan angka kesakitan dan kematian. Tujuan: dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui Apakah ada hubungan pengetahuan ibu, lingkungan dan personal hygine secara simultan dengan kejadian diare pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Betung Kec. Lubuk Keliat Kab. Ogan Ilir tahun 2025. Metode:Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. semua ibu yang membawa balita usia 12-60 bulan ke Puskesmas Betung Kec. Lubuk Keliat Kab. Ogan Ilir, yang berjumlah 38 balita, data yang digunakan berupa data primer yang di peroleh dari pengisian koesioner yang telah disiapkan oleh peneliti, analisis yang digunakan Analisa univariat dan bivariat menggunakan uji che-square.Hasil analisa univariat Dari 38 responden, 16 balita (42,1%) mengalami diare, sedangkan 22 balita (57,9%) tidak mengalami diare.Hasil analisa bivariat dari uji statistic chi-square variabel pengetahuan dengan tingkat kemaknaan α = 0,05 diperoleh nilai p value = 0,043, variabel lingkungan dengan tingkat kemaknaan α = 0,05 diperoleh nilai p value = 0,031 dan variabel personal hygine dengan tingkat kemaknaan α = 0,05 diperoleh nilai p value = 0,014  yang berarti ada hubungan pengetahuan ibu, lingkungan dan personal hygine dengan kejadian diare pada balita, sehingga hipotesis yang menyatakan bahwa ada hubungan pengetahuan ibu, lingkungan dan personal hygine dengan kejadian diare terbukti secara statistik.Disarankan hasil penelitian ini diharapkan menjadi masukan bagi pimpinan puskesmas dan tenaga kesehatan untuk meningkatkan pelayanan, khususnya melalui penyuluhan kepada ibu balita tentang pencegahan dan penanganan diare,

References

Amalia, R. (2024). FAKTOR –FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS BANGUNTAPAN I BANTUL D. I.YOGYAKARTA TAHUN 2024. Jurnal Kesehatan Unggul Gemilang, 8(8).

Arbobi, M. (2018). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Diare pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Tempunak Tahun 2018. Skripsi. 81 hal. Universitas Muhammadiyah Pontianak.

Argarini. (2023). Faktor-faktor yang berhubungan dengan terjadinya diare pada Balita di Desa Iwul Parung Bogor.

Azzahra, H. S., Muhammadiyah, U., & Hamka, P. (2025). Determinants of Personal Hygiene Behaviour of Adolescent During Menstruation in Junior High Schools in Jakarta Determinan Perilaku Kebersihan Diri Remaja Pada Saat Menstruasi di SMPN X Jakarta Department of Public Health , Undergraduate Programme , Faculty of Health Sciences ,. 8(1), 123–132. https://doi.org/10.36566/mjph/Vol8.Iss1/420

Budiman, & Riyanto, A. (2014). Kapita Selekta Kuesioner Pengetahuan dan. Sikap dalam Penelitian Kesehatan. Salemba Medika.

Dinkes Kab OI. (2023). Profil Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Ilir,.

Dinkes, S. (2023). Profil Kesehatan. https://dinkes.sumselprov.go.id/beranda

Djaali, H. (2021). Metodologi penelitian kuantitatif. PT Bumi Askara.

Fikri Arif Subakti. (2013). Pengaruh Pengetahuan, Perilaku Sehat dan Sanitasi Lingkungan Terhadap Kejadian Diare Akut di Kelurahan Tlogopojok dan Kelurahan Sidorukun Kecamatan Gresik Kabupaten Gresik.

Hadi. (2020). Diare Pencegaan dan Pengobatannya. Nuha Medika.

Haidah, N., & Mayangsari Y.W. (2022). HHaidah, N., & Mayangsari Y.W. (2022). Hubungan Sanitasi Dasar Rumah dengan Terjadinya Penyakit Diare Di Wilayah Kerja Puskesmas Kedurus. Jurnal Sulolipu : Media Komunikasi Sivitas Akademika Dan Masyarakat, 22(1), 46–53.ubungan Sanitasi Dasar Rumah dengan. Jurnal Sulolipu : Media Komunikasi Sivitas Akademika Dan Masyarakat, 22(1), 46–53.

Hamza B. (2020). ANALISIS HUBUNGAN PERSONAL HYGIENE DENGAN KEJADIAN DIARE PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN DI DESA MUNTOI TIMUR. Infokes:Info Kesehatan, 10(1), 219–224.

Heriyeni, H., Wiji, R. N., & Indonesia, U. R. (2024). FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI RT/007 RW/008 DESA AIR DINGIN KECAMATAN BUKIT RAYA PEKANBARU. Zona Kebidanan, 14(2), 1–13.

IDAI. (2022). ASI Eksklusif untuk Tumbuh Kembang Anak yang Optimal.

Indah Wasliah*, Syamdarniati Syamdarniati, D. A. (2020). Pemberian Edukasi Kesehatan Tentang Pencegahan Diare Pada Anak Di Posyandu Wilayah Kerja Puskesmas Dasan Agung Kota Mataram, NTB. Jurnal Abdimas Kesehatan Perintis Journal, 2(1), 13–16.

Joko Irianto.et.al. (1994). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Diare PAda Balita. Pusat Penelitian Ekologi Kesehatan, Badan Litbang Kesehatan, Jakarta, 24.

Jumakil, Yusnani dan Julaiha, S. (2019). Hubungan sanitasi lingkungan dengan kejadian diare pada balita di wilayah kerja Puskesmas Andolo Utama Kabupaten Konawe selatan tahun 2018. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat. https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/documents/detail/1027911

Kemenkes. (2022). Profil Kesehatan Indonesia 2022. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia,.

Mirwan. (2023). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian diare pada balita.

Nida Maulinda, Z. A. (2020). Faktor–faktor yang berhubungan dengan kejadian diare pada Balita. Jurnal Keperawatan, 6(1), 117–122.

Notoatmodjo, S. (2018a). Metodelogi Penelitian. Salemba Medika.

Notoatmodjo, S. 2018. (2018b). Metodologi Penelitian Kesehatan. Rineka Cipta.

Nurhayati. (2020). Ayo Cegah Diare. Bandung: PT.Panca Terra Firma;

Pusmarani, J. (2019). Farmakoterapi Penyakit Sistem Gastrointestinal. s.l.: Yayasan. Kita Menulis.

RI., K. (2021). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2021, Pusdatin.Kemenkes.Go.Id.

Rimbawati, Y., & Surahman, A. (2019). HUBUNGAN SANITASI LINGKUNGAN DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA. Junral Asiyah Medika, 4, 189–198.

Rosmalia Kamil, O. F. (2021). HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGETAHUAN IBU BALITA TENTANG PERILAKU HIDUP BERSIH DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI PUSKESMAS KLUWUT KECAMATAN BULAKAMBA KABUPATEN BREBES TAHUN 2018. Journal Of Nursing Practice and Education, 01(02), 150–158.

Saidah, H., & Dewi, R. K. (2020). “Feeding rule” sebagai pedoman penatalaksanaan kesulitan makan pada balita.

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatig, dan R&D,. penerbit. Alfabeta.

Sujarweni, V. W. (2020). Metodologi Penelitian. Pustaka Baru.

Utami, T., & Kadang, Y. (2022). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Diare pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Birobuli Kota Palu Factors Influencing the Incidence of Diarrhea in Toddlers in the Work Area Bureaubuli Public Health Center , Palu City. 02(01), 35–40.

Wakanno, G. J., Kesehatan, F., Kristen, U., Maluku, I., Ivakdalam, L. M., Kesehatan, F., Kristen, U., Maluku, I., Sahetapy, J. G., Kesehatan, F., Kristen, U., & Maluku, I. (2023). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Diare pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas. Moluccas Health Journal, 5(April), 9–21.

Wati, E., Sari, S. A., & Fitri, N. L. (2023). Penerapan Pendidikan Kesehatan tentang Tanda Bahaya Kehamilan untuk Meningkatkan Pengetahuan Ibu Hamil Primigravida Di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Purwosari Kec. Metro Utara. Jurnal Cendikia Muda, 3(2), 226–234.

Who. (2019). Diarrhoeal Disease.

World Health Organization (WHO). (2018). Deafness and hearing loss.

Downloads

Published

2026-04-29

How to Cite

Wandira, A., Aisyah, S., & Nati Indrianii, P. L. (2026). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian diare pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Betung Kec. Lubuk Keliat Kab. Ogan Ilir tahun 2025. JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 E-ISSN : 2685-7987, 18(1), 1–9. Retrieved from https://www.ojsnhm.com/index.php/JOB/article/view/2767

Issue

Section

Articles